1 Jun 2012

Address Port Pada Perangkat Keras


Berikut ialah tabel nama pin dari konekter DB25 dan Centronics dengan jumlah konektor 34.  DB25 ialah konektor yang umum digunakan di computer sebagai port paralel , sedangkan konektor Centronics umum ditemukan di printer.  IEEE 1284 ialah standar yang menentukan 3 konektor berbeda yang dapat digunakan dengan port paralel, yaitu1284 tipe A ialah konektor DB25 yang dapat ditemukan di hampir semua komputer, 1284 tipe B ialah konektor Centronics 36 pin yang umum ditemukan di printer, IEEE 1284 type C ialah konektor 36 pin seperti Centronics, tetapi ukurannya lebih kecil dan lebih memuaskan.
Tabel Nama pin dari konektor parallel port  DB 25 dan Centronics
Pin DB25
Pin Centronics
SPP Signal
Arah  In/out
Register
Hardware di invert
1
1
nStrobe
In/Out
Control
Ya
2
2
Data 0
Out
Data

3
3
Data 1
Out
Data

4
4
Data 2
Out
Data

5
5
Data 3
Out
Data

6
6
Data 4
Out
Data

7
7
Data 5
Out
Data

8
8
Data 6
Out
Data

9
9
Data 7
Out
Data

10
10
nAck
In
Status

11
11
Busy
In
Status
Ya
12
12
Paper-Out / Paper-End
In
Status

13
13
Select
In
Status

14
14
nAuto-Linefeed
In/Out
Control
Ya
15
32
nError / nFault
In
Status

16
31
nInitialize
In/Out
Control

17
36
nSelect-Printer / nSelect-In
In/Out
Control
Ya
18 - 25
19-30
Ground
Gnd





Alamat Port dan IRQ
Alamat standar serial port adalah sebagaimana tampak dalam Tabel 12.2. Hal
ini masih dengan catatan bahwa mungkin ada komputer yang memiliki alamat port
dan IRQ yang berbeda dengan alarnat di bawah ini, misalnya pada komputer PS/2
yang menggunakan Micro Channel Bus.
Tabel Alamat dan IRQ port serial
Nama
Alamat
IRQ

COM 1  
3F8
4
COM 2  
2F8
3
COM 3  
3E8
4
COM 4
2E8 
3

   
   








I/O Port Address Assignments and Ranges
Device
Common Port
Range (h)
IRQ




Floppy
03F0 [- 03F5]






Video Cards
3B0 [- 3DF]






Parallel Port LPT1
0378
0378 - 037F
7
Parallel Port LPT2
0278
0278 - 027F
5 *




Serial Port, Com1
03F8
03F8 - 03FF
4
Serial Port, Com 2
02F8
02F8 - 02FF
3
Serial Port, Com 3
03E8
03E8 - 03EF
4
Serial Port, Com 4
02E8
02E8 - 02EF
3




1st IDE drive
1F0

14
2nd IDE drive
170

15
3rd IDE drive
1E8

10
4th IDE drive
168 

11




NE200 Ethernet Network Cards
300
300 - 31F
3,11
Sound Blaster
220
220 - 22E


* Usually IRQ 5 if it is not used by a sound card


Referensi


13 Apr 2012


System call
System call  menyediakan antar muka antara program yang sedang berjalan dengan sistem
operasi. System call biasanya tersedia dalam bentuk instruksi bahasa assembly. Pada saat ini
banyak bahasa pemrograman yang digunakan untuk menggantikan bahasa assembly sebagai
bahasa pemrograman sehingga sistem call dapat langsung dibuat pada bahasa tinggat tinggi
seperti bahasa C dan C++.
Terdapat 3 (tiga) metode yang umum digunakan untuk melewatkan parameter
antara program yang sedang berjalan dengan sistem opeasi yaitu :
• Melewatkan parameter melalui register.
• Menyimpan parameter pada tabel yang disimpan di memori dan alamat tabel
tersebut dilewatkan sebagai parameter di register seperti Gambar 2-1.
• Push (menyimpan) parameter ke stack oleh program dan pop (mengambil) isi(1)
 
   Pada dasarnya System call dapat dikelompokkan dalam 5 kategori seperti yang
dijelaskan pada sub bab di bawah ini.
a. Kontrol Proses
 Mengakhiri (end) dan membatalkan (abort);
 Mengambil (load) dan eksekusi (execute);
 Membuat dan mengakhiri proses;
 Menentukan dan mengeset atribut proses;
b. Manipulasi File
• Membuat dan menghapus file;
• Membuka dan menutup file;• Membaca, menulis, dan mereposisi file;
• Menentukan dan mengeset atribut file;
c. Manipulasi Device
• Meminta dan mmebebaskan device;
• Membaca, menulis, dan mereposisi file;
• Menentukan dan mengeset atribut device;
d. Informasi Lingkungan
• Mengambil atau mengeset waktu atau tanggal;
• Mengambil atau mengeset sistem data;
• Mengambil atau mengeset proses, file atau atribut-atribut device;
e. Komunikasi
• Membuat dan menghapus sambungan komunikasi;
• Mengirim dan menerima pesan;
• Mentransfer satus informasi;
Ada 2 model komunikasi interproses:
a Message-passing model. Informasi saling ditukarkan melalui fasilitas yang telah
ditentukan oleh sistem operasi
b. Shared-memory Model. Proses-proses menggunakan map memory untuk mengakses
daerah-daerah di memori dengan proses-proses yang lain

Jenis System Calls



Jenis System Calls
Berikut ini adalah tipe system call:
  • Manajemen Proses.  System call untuk manajemen proses diperlukan untuk mengatur proses-proses yang sedang berjalan. Kita dapat melihat penggunaansystem calls untuk manajemen proses pada Sistem Operasi Unix. Contoh yang paling baik untuk melihat bagaimana system call bekerja untuk manajemen proses adalah ForkFork adalah satu satunya cara untuk membuat sebuah proses baru pada sistem Unix.
  • Manajemen Berkas. System calls yang berhubungan dengan berkas sangat diperlukan. Seperti ketika kita ingin membuat atau menghapus suatu berkas, atau ketika ingin membuka atau menutup suatu berkas yang telah ada, membaca berkas tersebut, dan menulis berkas itu. System calls juga diperlukan ketika kita ingin mengetahui atribut dari suatu berkas atau ketika kita juga ingin merubah atribut tersebut. Yang termasuk atribut berkas adalah nama berkas, jenis berkas, dan lain-lain. Ada juga system calls yang menyediakan mekanisme lain yang berhubungan dengan direktori atau sistem berkas secara keseluruhan. Jadi bukan hanya berhubungan dengan satu spesifik berkas. Contohnya membuat atau menghapus suatu direktori, dan lain-lain.
  • Manajemen Piranti. Program yang sedang dijalankan kadang kala memerlukan tambahan sumber daya. Jika banyak pengguna yang menggunakan sistem dan memerlukan tambahan sumber daya maka harus meminta peranti terlebih dahulu. Lalu setelah selesai, penggunaannnya harus dilepaskan kembali dan ketika sebuah peranti telah diminta dan dialokasikan maka peranti tersebut bisa dibaca, ditulis, atau direposisi.
  • System Call Informasi/Pemeliharaan. Beberapa system calls disediakan untuk membantu pertukaran informasi antara pengguna dan sistem operasi, contohnya adalah system calls untuk meminta dan mengatur waktu dan tanggal atau meminta informasi tentang sistem itu sendiri, seperti jumlah pengguna, jumlah memori dan disk yang masih bisa digunakan, dan lain-lain. Ada juga system calls untuk meminta informasi tentang proses yang disimpan oleh sistem dan system calls untuk merubah informasi tersebut.
  • Komunikasi. Dua model komunikasi:
    • Message-passing. Pertukaran informasi dilakukan melalui fasilitas komunikasi antar proses yang disediakan oleh sistem operasi.
    • Shared-memory. Proses menggunakan memori yang bisa digunakan oleh berbagai proses untuk pertukaran informasi dengan membaca dan menulis data pada memori tersebut. Dalam message-passing, sebelum komunikasi dapat dilakukan harus dibangun dulu sebuah koneksi. Untuk itu diperlukan suatu system calls dalam pengaturan koneksi tersebut, baik dalam menghubungkan koneksi tersebut maupun dalam memutuskan koneksi tersebut ketika komunikasi sudah selesai dilakukan. Juga diperlukan suatu system calls untuk membaca dan menulis pesan (message) agar pertukaran informasi dapat dilakukan. System Call
System call menyediakan antar muka antara program yang sedang berjalan dengan sistem operasi. System call biasanya tersedia dalam bentuk instruksi bahasa assembly. Pada saat ini banyak bahasa pemrograman yang digunakan untuk menggantikan bahasa assembly sebagai bahasa pemrograman sehingga sistem call dapat langsung dibuat pada bahasa tinggat tinggi seperti bahasa C dan C++.
Terdapat 3 (tiga) metode yang umum digunakan untuk melewatkan parameter antara program yang sedang berjalan dengan sistem opeasi yaitu :
·         Melewatkan parameter melalui register.
·         Menyimpan parameter pada tabel yang disimpan di memori dan alamat tabel tersebut dilewatkan sebagai parameter di register.
·         Push (menyimpan) parameter ke stack oleh program dan pop (mengambil) isi stack yang dilakukan oleh system operasi.